Ekstrasolar
Planet (Exoplanet)
Gambar
exoplanet disekitar bintang HR8799 dengan
menggunakan vector vortex coronagraph yang diambil oleh teleskop Hale
Planet Extrasolar atau exoplanet adalah
planet yang berada di luar tata surya kita. Pada 19 September 2011,
685 planet extrasolar ditemukan pada 563 sistem tata
surya yang telah teridentifikasi.
Bagian terpenting adalah sebuah
bintang memiliki sistem keplanetan. Data dari misi HARPS
mengindikasikan lebih dari setengah dari keseluruhan
bintang seperti Matahari kita. Data dari misi Kepler digunakan
untuk memperkirakan bahwa disana ada lebih dari 50 miliar
planet di galaksi kita (Bima Sakti/Mily way). Disana juga
terdapat obyek dengan massa seperti
planet yang mengorbit
bintang kerdil cokelat dan ada yang langsung mengorbit
galaksi itu sendiri seperti
Matahari, namun obyek tersebut belum jelas apakah bisa disebut
sebagai planet juga.
Planet extrasolar mulai menjadi obyek
penelitian pada abad ke-19. Saat itu banyak yang berpendapat bahwa
planet-planet tersebut ada namun belum ada cara untuk mengetahui
apakah mereka mirip dengan planet pada tata surya kita.
Deteksi pertama diumumkan pada tahun 1992
dengan ditemukannya beberapa obyek terrestrial yang mengorbit
bintang pulsar PSR B1257+12. Kemudian pada tahun 1995 diumumkan
exoplanet pertama yaitu dengan ditemkannya
planet raksasa 51 pegasi b yang mengorbit
bintang 51 pegasi. Sejak itu deteksi keberadaan exoplanet semakin
bertambah.
Banyak exoplanet yang ditemukan melalui
pengamatan kecepatan radial dan sensor pencitraan. Kebanyakan
planet raksasa mirip
Jupiter, ada beberapa yang memiliki massa kecil, dan ada juga yang
hanya beberapa kali lebih besar dari Bumi.
Penemuan
planet extrasolar juga semakin meningkatkan kemungkinan adanya
planet yang mendukung kehidupan diluar bumi. Pada
Bulan Sepetember 2011 kemungkinan tersebut ditemukan pada
planet Gliese 581 d dan HD 85512 b.
Pada Ferbruari 2011 Misi Kepler NASA mengidentifikasi
1235 calon planet yang belum dikonformasi dengan 997
bintang yang didasarkan pada pengamatan teleskop selama empat
Bulan. Termasuk 54
planet yang kemungkinan mendukung kehidupan dan berada pada zona
layak huni. 6 planet pada zona ini dua kali lebih kecil
daripada Bumi, meskipun ada juga yang lebih besar dan lebih panas dibandingkan
saat pertama kali dilaporkan. (Adi Saputro/Astronomi.us)
Exoplanets HD 85512 b , Gliese
581 d , Kepler-22 b , dan Gliese 667C c adalah empat exoplanets hanya
menegaskan saat ini yang berpotensi dihuni (gambar di bawah ini).
Gambar-gambar
ini akan diperbarui untuk menyertakan calon baru NASA Kepler dan untuk
memisahkan exoplanets dikonfirmasi dan belum dikonfirmasi untuk kejelasan.
Sekarang ada 4 dikonfirmasi dan 45 belum dikonfirmasi exoplanet dihuni
potensial.
Gambar berikut menunjukkan komposisi dari
semua exoplanets saat ini dihuni potensi dalam katalog termasuk yang
dikonfirmasi dan belum dikonfirmasi. Para exoplanet adalah peringkat oleh
kesamaan dengan Bumi dari terbaik sampai terburuk, # 1 adalah calon terbaik.
Hanya dua exoplanets dikonfirmasi dalam data, HD 85512 b dan
Gliese 581 d , masih peringkat sangat rendah dibandingkan dengan calon
Kepler NASA, yang sedang menunggu konfirmasi. Semua planet terbukti skala
dengan Bumi, Venus, Mars, dan Merkurius termasuk untuk perbandingan (kanan
bawah). Visualisasi planet masing-masing komputer yang dihasilkan sebagai
interpretasi terbaik dari penampilan mungkin mereka oleh Ilmiah
Exoplanets Renderer (SER). Tetapi belum diketahui apa ada kehidupan selain
Bumi, dan dilihat dari planet di Zona Goldilockz memang kemungkinan ada tanda
kehidupan, dikarenakan adanya air di planet itu, dan suhunya relatif sama
seperti di bumi. Para ilmuwan kini mencoba meneliti lagi Zona Goldilockz itu .
Sumber : langitselatan.com
0 komentar:
Posting Komentar